BONE, BERITABONE.COM-- Warga Desa Cege, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, menyoroti sikap Kepala Desa Cege, Muh. Adli yang dinilai tidak tran...
BONE, BERITABONE.COM--Warga Desa Cege, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, menyoroti sikap Kepala Desa Cege, Muh. Adli yang dinilai tidak transparansi informasi dalam perekrutan calon Agen BPNT di wilayahnya.
Hal ini dikeluhkan oleh Manggasali yang juga selaku Ketua BPD Cege, Jumat (10/6/2022).
Menurut Manggasali, mestinya Pak Desa membuka informasi seluas luasnya kepada warganya terkait adanya perekrutan Agen BPNT di desa, supaya para pengusaha mikro di desa punya peluang sama untuk mendaftar jadi agen.
"Kalau cara begini (tidak terbuka), kan peluang usaha untuk pengusaha mikro telah dibatasi oleh kepala desa. Mestinya diumumkan di desa," kesalnya.
Padahal, kata dia, hasil koordinasinya dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bone sudah meminta kepada camat dan desa untuk mengimformasikan adanya perekrutan agen BPNT supaya terbuka seluas - luasnya. Lalu kenapa Kepala Desa Cege tidak melakukannya itu.
"Masa selama delapan hari dibukanya pendaftaran agen ini namun tak diketahui oleh masyarakat desa cege untuk maju menjadi calon agen BPNT. Jelas masyarakat kecewa terhadap tindakan sepihak kepala desa yang membuat peluang usaha mikro menjadi semakin sempit," ujarnya.
"Semestinya segala hal yang menyangkut hubungan sosial seharusnya ada transparansi demi kesejahteraan masyarakat," sambungnya.
Kepala Desa Cege, Muh. Adli yang dikonfirmasi secara terpisah membantah tidak transparan dalam mengimformasikan kepada warganya.
Hanya saja, kata dia, salinan surat terkait perekrutan Agen BPNT di desanya terlambat sampai.
"Kalau nggak salah informasinya di WhatsApp saya itu baru masuk di hari Sabtu atau hari Jumat kalau gak salah. Kantor waktu itu sudah tutup," ujarnya melalui sambungan telpon.
Muh. Adli menambahkan, penyampaian informasi ke warganya dianggap sampai, karena dibuktikan dengan adanya warga yang mendaftar sebelum pendaftaran ditutup oleh Dinsos.
"Kalau tidak ada yang mendaftar sebagai agen di desa saya berarti saya salah tidak mengimformasikan. Tapi ini kan ada yang mendaftar, berarti dia dapat info itu dari saya," akunya. (Bur)